Selasa, 18 Desember 2012

Industri Lem atau Perekat - Semen Alam

•Pendahuluan
Perekat/Lem yang akan saya bahas adalah tentang Semen Alam. Semen Alam adalah salah satu perekat yang sangat berpengaruh dalam kemajuan di bidang industri. Semen alam juga dapat menyerap banyak tenaga kerja di indonesia. Bayangkan bila di suatu negara tidak mempunyai semen alam. Semen alam yang di komersilkan sangat terbatas yang ada di Indonesia.

 •Pengertian
Semen alam adalah sebuah semen hidrolik yang dihasilkan dengan pembakaran batu kapur yang mengandung lempung, terdapat secara alamiah, pada suhu lebih rendah dari suhu pengerasan dan kemudian menggilingnya menjadi serbuk halus. Kadar silika, alumina dan oxida besi cukup untuk mendapat gabungkan diri dengan kalsiumoxida sehingga terjadi senyawa-senyawa kalsium silikat dan aluminat, yang dapat dianggap mempunyai sifat-sifat hidrolik seperti semen alam.

•Jenis-jenis Semen Alam
Kita kenal dua jenis semen alam, jenis pertama pada umumnya dipergunakan dalam konstruksi beton bersama -sama dengan semen portland. Jenis kedua adalah semen yang telah di bubuhi bahan pembantu yaitu udara, jenis semen kedua ini fungsinya sama seperti yang telah diutarakan diatas.

•Cara Pembuatan Semen Alam
Semen alam dibuat dengan membakar lempung batu-kapu dengan kadar lempung 13 % –35 %, kadar silika 10 % 20 % dan perbandingan yang sama antara alumina dan oxida-besi. Bahan lempung memberikan sifat -sifat hidrolik pada semen alam ini.Setelah dibakar yang diikuti dengan mematikannya dengan air untuk menghilangkan kapur bebas,maka klinker yang diperoleh digiling menjadi serbuk halus.

 •Penggunaan Semen Alam
Semen alam tidak boleh digunakan di tempat-tempat yang tidak terlindung terhadap pengaruh cuaca langsung,akan tetapi dapat dipergunakan dalam adukan atau beton yang tidak pernah akan mengalami tegangan tinggi,atau dalam keadaan yang membutuhkan banyak bahan namun sama sekali tidak memperhitungkan kekuatan bahan tersebut. Karena penggunaan semen alam sangat rawan cepat kering.

 •Kesimpulan
Konsep Perekat/Lem adalah mengikis lapisan luar suatu material yang sudah di tempelkan perekat.Setelah mengikis satu sama lain nya,barulah mengikat/tarik menarik antaran molekul molekul yang di rekat kan. Perekat terjadi bila unsur –unsur yang di rekat kan senyawa. Sifat-sifat gaya tarik yang terlibat dalam perlekatan tersebut, yang kelihatannya juga melibatkan ikatan hidrogen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar