Jumat, 23 November 2012

Manfaat dan Bahaya Antibiotika

Jika seseorang menderita suatu penyakit, dokter akan memberinya antibiotika untuk mengurangi rasa sakit yang sedang kita derita. Karna mungkin dipikiran anda, antibiotika bisa mengurangi bahkan menghilangkan penyakit yang sedang anda derita. Perlu kalian ketahui, antibiotika adalah segolongan senyawa, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri.
 
Penggunaan antibiotika khususnya berkaitan dengan pengobatan penyakit infeksi,meskipun dalam bioteknologi dan rekayasa genetika juga digunakan sebagai alat seleksi terhadap mutan atau transforman. Antibiotika bekerja seperti pestisida dengan menekan atau memutussatu mata rantai metabolisme, hanya saja targetnya adalah bakteri.
 
Antibiotik merupakan zat yang bisa membunuh atau melemahkan suatu mahkluk hidup, yaitu mikroorganisme (jasadreknik) seperti bakteri, parasit, atau jamur. Antibiotiksecara umum digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri.Antibiotik yang efektif secara klinis adalah yang menunjukkan toksisitas selektif. Maksud toksisitas selektif adalah antibiotikyang berbahaya bagi parasit namun tidak berbahaya bagi inangnya. Toksisitas selektif terjadi karena obat-obatan antibiotik mengganggu proses atau struktur bakterial yang tidak ada pada sel mamalia. 
 
Beberapa agen antibiotik,seperti penisilin dan aminoglikosida, dapat membunuh mikrooganisme yang peka terhadapnya tanpa bantuan dari imunitas humoral atau selular. Dalam kasus bakteri, proses tersebut dinamakan aktivitas bakterisidal. Sedangkan agen lain,seperti sulfonamide dan tetrasiklin, secara reversibel menghambat proses metabolisme penting bakteri dan proses pembunuhan organisme yang menginfeksi inang bergantung pada pertahanan tubuh inang sendiri, yang dalam kasus bakteridisebut aktivitas bakteriostatik
Namun dibalik banyak khasiat yang dimiliki antibiotik, ia juga memiliki bahaya yang mungkin hanya sebagian kecil dari orang yang tahu akan hal ini. Apabila antibiotikdiambil dan digunakan sewenang-wenangnya, maka Bakteria yang tidak terbunuh oleh antibiotik akan menjalani mutasi. Ia menjadi kebal dan semakin kuat sehingga antibiotik yang kuat tadi semakin hilang belangnya.
 
Bukan semua bakteria di dalam badan adalah jahat. Bakteria baik di dalam usus sebagai contoh lactobacillus, memenuhi usussupaya bakteria jahat seperti Clostridium Difficile tidak dapat memenuhi ruang tersebut.Malangnya, antibiotik tidak mengenal musuh. Ia seperti sebuah bom nuklir. Kawan atau lawan, semuanya disapu, disembelih dan dibunuh dengan kejam.Pembunuhan beramai-ramai tanpa belas kasihan ini ternyata membawa padah. Selepas tiada lagi bakteria yang baik, maka bakteria yang jahat akan bermaharajalela. 
 
Efek samping dari antibiotik jika anda mengkonsumsi nya adalah anda akan mendapati gangguan pencernaan,  jantung berdebar-debar, detak jantung abnormal, sakit kepala parah, masalah hati seperti penyakit kuning, masalah ginjal seperti air kecing berwarna gelap dan batu ginjal dan masalah saraf seperti kesemutan di tangan dan kaki. Orang yang mengonsumsi antibiotik juga sering mengalami alergi, bahkan hingga bertahun-tahun. Alergi yang sering terjadi adalah gatal-gatal dan pembengkakan di mulut atau tenggorokan. Orang yang keseringan minum antibiotic bisa mengalami resistensi atau tidak mempan lagi dengan antibiotik. 
 
Ketika seseorang resisten terhadap antibiotik, ada beberapa penyakit dan infeksi yang tidak dapat lagi diobati, sehingga memerlukan antibiotik dengan dosis lebih tinggi. Semakin tinggi dosis maka akan semakin menimbulkan efek samping yang serius dan mengancam jiwa. Efek samping yang paling rentan dirasakan perempuan adalah infeksi jamur pada organ reproduksi yang dapat menyebabkan keputihan, gatal.
 
Terlebih jika antibiotik digunakan oleh anak-anak yang masih di bawah umur, bakteri akan lebih mudah menyerang kekebalan mereka. Obat juga memang tidak baik oleh semua orang jika dikonsumsi secara berlebihan, tidak memandang umur. Jadi selagi bisa disembuhkan secara alami, maka lakukanlah cara tersebut! Dari artikel diatas, mungkin membuat anda yang membaca menjadi lebih mengetahui mengenai antibiotika yang memang mempunyai bahaya dan efek samping jika anda mengkonsumsi antibiotik secara terus menerus. Terimakasih. 
 
Sumber:
http://health.detik.com/read/2010/09/17/075559/1442128/763/efek-samping-mengejutkan-dari-antibiotik
http://www.berbagicerita.com/manfaat-antibiotik/
http://www.kujie2.com/artikel/bahaya-antibiotik.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Antibiotika
http://www.berbagimanfaat.com/2011/09/antibiotik.html
Sumber Gambar:
http://belajar.kemdiknas.go.id/index5.php?display=view&mod=script&cmd=Bahan%20Belajar/Modul%20Online/SMA/view&id=95&uniq=all

Tidak ada komentar:

Posting Komentar