Minggu, 23 Desember 2012

Menghalau Perasaan Galau

Kalian pasti pernah jatuh cinta kan? Setelah jatuh cinta pasti ada sekelebat rasa sakit yang datang karna memang jatuh itu sakit terlebih setelah putus cinta. Nah, datanglah apa yang dinamakan perasaan galau. 
Efek putus cinta itu sebenarnya ada yang baik buat kesehatan namun justru lebih banyak yang buruk untuk kesehatan fisik maupun mental.  Disini saya akan member tahu bagaimana obat yang semoga ampuh untuk kalian yang sedang sakit hati apalagi setelah putus cinta, paling tidak untuk sekedar menghalau galau. 

Liburan
Jika biasanya Anda tak sempat menghabiskan waktu bersama sahabat karena terlalu sering menemani pasangan, kini saatnya untuk menghibur diri sekaligus bersenang-senang bersama sahabat. Pilih tempat liburan yang menyenangkan untuk melepas stress. Anda dapat memilih pantai dimana Anda dapat menenangkan diri dengan angin sepoi-sepoi atau naik roller coaster di taman hiburan untuk melampiaskan emosi dengan berteriak bebas.
Ingin berlibur seorang diri? Boleh juga, kok. Tapi hati-hati, walau Anda sendirian, buang jauh-jauh rasa kesepian agar tidak berujung galau.

Treatment
Lepaskan ketegangan dan hilangkan stress dengan perawatan tubuh, seperti massage atau spa. Dengan “obat” yang satu ini, Anda dapat memperoleh tiga manfaat sekaligus, yaitu pikiran tenang, tubuh bugar, kecantikan pun semakin bersinar. Hmmm… kalau sudah cantik, siap mencari pengganti sang mantan, kan?

Olahraga
Emosi masih tinggi? Luapkan dengan cara berolahraga. Cobalah olahraga yang menantang atau melibatkan energi penuh, seperti kickboxing. Penelitian membuktikan, tak hanya tubuh yang lebih segar setelah berolahraga, pikiran pun menjadi lebih plong. Saking kesalnya, Anda sampai ingin mendaratkan bogem mentah di wajah sang mantan? Bayangkan saja samsak di hadapan Anda sebagai si mantan. Hehehe…

Beres-beres
Rumah semestinya menjadi tempat untuk beristirahat dan melarikan diri dari segala masalah. Namun jika kondisinya berantakan, wah, bagaimana bisa istirahat? Ini waktunya bagi Anda untuk menghabiskan waktu luang dengan bersih-bersih rumah dan membereskan tumpukan barang yang selama ini nyaris tak tersentuh karena Anda terlalu sibuk dengan (mantan) pasangan. Hey, ini juga waktu yang tepat untuk menyingkirkan benda-benda kenangan yang membuat Anda sulit melupakan sang mantan.

Bertemu sahabat lama
Anda masih ingat teman-teman semasa kecil atau sahabat yang telah lama tak bertemu? Tanpa kekasih, Anda akan memiliki lebih banyak waktu luang yang dapat dimanfaatkan untuk bertemu teman-teman lama. Tengok saja akun Facebook Anda, sapalah kawan lama dan atur jadwal untuk saling melepas rindu.
Larut dalam kesedihan bukan merupakan sesuatu yang buruk namun alangkah bahagianya kalau anda bisa lebih menikmati kesedihan anda dengan rasa bahagia. Menikmati rasa sakit itu adalah hal yang sangat wajar ketika kita kehilangan seseorang yang dicintai. Saat merasakan sakit, itu berarti sebuah tanda bahwa Anda sedang dalam proses penyembuhan. Menangislah jika Anda ingin menangis, dan berteriaklah jika memang itu bisa membuat perasaan sedikit lega. Rasa sakit setelah putus cinta bisa menginspirasi Anda untuk mengerjakan sesuatu yang lebih baik, yang tidak pernah Anda lakukan sebelumnya.
Anda juga mungkin butuh meditasi, Meditasi adalah salah satu tehnik lama untuk relaksasi dan mengendurkan pikiran yang tegang. Duduklah dengan tenang di dalam kamar, tutup mata, ambil nafas dalam-dalam, dan keluarkan secara perlahan. Sambil relaksasi, Anda bisa menjauhkan hal-hal negatif dari pikiran Anda. Nyalakan lilin aromaterapi dan musik instrumental untuk menambah perasaan tenang saat relaksasi. (Renanda Ulfa)
 
Sumber:
http://www.iyaa.com/gayahidup/umum/1365681_2209.html
http://kunjunganartikel.blogspot.com/2012/05/5-obat-stress-akibat-putus-cinta.html
http://www.kucoba.com/2011/11/tips-meredakan-sakit-hati-setelah-putus.html
http://www.populerkan.com/node/103641/
http://ajicena.blogspot.com/2012/05/5-obat-stress-akibat-putus-cinta.html

Sumber Gambar:
http://mobavatar.com/what%252527s-on-your-mind/buanglah-galau-pada-tempatnya.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar